Sabtu, 15 Oktober 2016

Air Terjun Pelangi


Objek wisata air terjun pelangi, mungkin tidak asing lagi didengar, terutama bagi Anda yang tinggal disekitaran daerah jawa dan seputar jabodetabek. Objek wisata ini mempunyai keindahan yang begitu mengagumkan yang sudah diketahui banyak orang, dan mempunyai ketinggian kira-kira mencapai 87 meter yang berasal dari air di sungai Cimahi yang terdapat di daerah Lembang. Objek wisata ini dikelola dengan baik oleh Perhutani. Lokasinya berada di Desa Kertawangi.

Curug Cimahi Air Terjun Pelangi
Wisata Curug Cimahi ini adalah air terjun biasa seperti air terjun lain pada umumnya. yang berbeda adalah air terjun ini didesain dengan set lampu yang bisa menghasilkan panorama yang menakjubkan indahnya, saat dilihat pada malam hari. Efek cahaya lampu yang dihasilkan itu bisa memancarkan bermacam jenis warna yang menyerupai warna pelangi.

Desain secantik ini merupakan inspirasi yang sangat kreatif. Untuk dapat lebih optimal dalam menikmati keindahan alam serta menyaksikan berbagai macam wara-warni air tejrun pelangi ini, Anda harus datang pada sore hari sampai malam hari, dari jam 5 sore sampai jam 9 malam. Karena, jangan sampai salah menentukan jam, terlebih lagi jika sampai datang terlalu cepat kesini.


Arah Jalan Menuju Curug Cimahi

Terdapat banyak arah jalan yang dapat Anda lewati untuk menjangkau ke Cutug Cimahi, berikut beberapa rute jalannya, apabila Anda pergi dari :
1. Jika Anda dari Lembang : Setelah melewati Pertigaan beatrix Anda masuk ke Jl. Kolonel Masturi – melewati Parongpong dan sampai ke tempat wisata Curug Cimahi.
2. Jika Anda dari Cimahi : Masuk ke Jl. Kolonel masturi arah ke jalan Lembang, saat di pertigaan yang mengarah ke dusun bambu, belok ke kanan hingga menemui tempat wisata Curug Cimahi.
3. Jika Anda dari Bandung : melewati Jl. Setiabudhi lalu jalan Ledeng melintasi Jl. Sersan Badjuri dan juga Anda akan melewati Jl. Kolonel Masturi, masuk ke Parongpong dan sampai ke wisata Curug Cimahi

Menuju Air Terjun Pelangi..

Saat Anda masuk ke Air Terjun Pelangi, Anda akan melalui kira-kira 587 anak tangga. Dari sebagian anak tangga yang akan Anda lewati, di sebagian spotnya Anda sudah dapat menyaksikan keindahan dari air terjun
pelangi ini. Perjalanan yang memang cukup melelahkan untuk bisa menuruni anak tangga disana. Namun, rasa letih yang dirasakan itu dapat hilang dengan sekejap saat Anda menyaksikan panorama Curug Cimahi yang begitu indah, serta saat kita menghirup udara segar dan juga sejuk di area Curug Cimahi itu. Di air terjun pelangi ini biasanya ada beberapa wisatawan yang suka berselfie sebagai bukti tanda kenang-kenangan di tempat wisata ini, ada juga wisatawan yang bermain air.

Harga Tiket Masuk ke Tempat Wisata Curug Cimahi

Untuk bisa melihat keindahan dari objek wisata ini, Anda tidak perlu membayar mahal. Anda cuma diwajibkan membayar seharga :
– Rp.12.000 per orang, buat Anda yang pergi ke objek wisata ini saat siang hari. Harga tiket ini berlaku dari pagi sampai jam 5 sore.
– Rp.15.000 per orang, buat Anda yang mau menikmati wisata alam ini pada waktu malam hari. Harga tiket ini berlaku dari jam 5 sore sampai 9 malam.

Tempat Makan

Untuk kalian yang berkunjung ke objek wisata ini, Anda tidak usah sibuk membawa dan mempersiapkan bekal dari rumah atau takut kelaparan disana. Karena di sekitaran Air Terjun Pelangi terdapat beberapa warung yang menyediakan beraneka macam makanan yang lezat dan sudah siap buat
langsung Anda santap. Di bawah ini merupakan warung-warung yang ada disana :
– Kedai Desa terletak di Jl. Kolonel masturi Kampung Citespong
– Sapulidi
– Warung Sambel terletak di Jl. Kolonel masturi
– Kampung Daun

Fasilitas dan Akomodasi di Curug Cimahi

Berikut merupakan fasilitas yang akan kita dapatkan di tempat wisata ini :
– Pagar Pengaman
– Tempat Parkir
– Pintu Pagar
– Shelter atau tempat beristirahat
– Jalan setapak
– Peta Lokasi
– Pusat Informasi serta Pos Jaga
– Bangku
– Tempat Sampah
– Mushola
– Pikinik Site
– Rumah makan atau warung

Wisata Lainnya yang Berdekatan dengan Wisata Air Terjun Pelangi

Selain Air Terjun Pelangi, terdapat banyak tempat wisata lain di sekitaran tempat wisata ini, yang tentunya dapat Anda telusuri, yakni :
– Kampung Gajah
– Dusun Bambu
– Kampung Daun
– Ciwangun indah camp

Selamat berlibur!

Minggu, 09 Oktober 2016

Kampung Budaya Sindangbarang



jika kita mendengar kata ‘Bogor’, hal pertama yang kita ingat adalah wisata Kebun Raya nya yang asri. Namun ternyata, Bogor memiliki destinasi wisata kebudayaan Sunda yang khas juga, lho. Jika travelers berniat mengulik lebih jauh tentang kebudayaan Sunda Kota Hujan ini, kamu bisa mengunjungi Kampung Budaya Sindangbarang yang ada di kecamatan Tamansari kota Bogor, Jawa Barat. Beragam atraksi kesenian khas Sunda pun bisa kamu temukan di sini.

Kalau Bali memiliki Desa Budaya Kertalangu, hal serupa juga dimiliki Kota Bogor yang mengandalkan Kampung Budaya Sindangbarang sebagai pusat informasi kebudayaan Sunda, travelers.
Mau tahu lebih banyak soal Kampung Budaya Sindangbarang? Berikut ini ulasan singkatnya. Simak, yuk!


Sejarah Kampung Budaya Sindangbarang

Seperti yang tertuang dalam sumber Pantun Bogor dan Babat Pajajaran, Sindangbarang diyakini sudah ada sejak zaman Kerajaan Sunda, kurang lebih di abad ke-12. Di Sindangbarang ini dulunya berdiri kerajaan bawahan Prabu Siliwangi dengan Kutabarang sebagai ibu kotanya.

Selain itu, Sindangbarang juga merupakan keraton tempat tinggal salah satu istri Prabu Siliwangi, Dewi Kentring Manik Mayang Sunda. Dan menurut cerita rakyat, di sinilah tempat dimana para satria kerajaan dilatih.

Oleh karena latar belakang sejarah tersebut, kepala adat dan masyarakat Sunda serta pemerintah Bogor berinisiatif melestarikan budaya mereka yang ditampung dalam wadah Kampung Budaya Sindangbarang.

Apa saja yang ada di Kampung Budaya Sindangbarang?

 sumber westjavatourism.info

Mungkin banyak diantara travelers yang masih bertanya-tanya, apa saja, sih, yang ada di Kampung Budaya Sindangbarang?Mengunjungi Kampung Budaya Sindangbarang yang berada sekitar 5 kilometer dari Kota Bogor atau tepatnya di Desa Pasir Eurih, Kecamatan Tamansari, akan menambah pengetahuan travelers soal budaya Sunda di tengah moderninasi yang kian mengikis kesenian tradisional saat ini. Mulai dari bangunan rumah adat sampai kesenian-kesenian Sunda bisa kamu dapatkan di sini, Travelers.

Memasuki Kampung Budaya Sindangbarang kamu bisa melihat rumah tradisional Sunda Bogor serta saung yang difungsikan sebagai lumbung padi. Di Kampung Budaya Sindangbarang juga terdapat rumah besar atau Imah Gede yang digunakan sebagai tempat berkumpul masyarakat dengan tetua adat dan kokolot (sebutan untuk mereka yang dianggap sesepuh).

Sementara itu, rumah yang dijadikan lumbung padi di Kampung Budaya Sindangbarang ukurannya lebih kecil, tanpa pintu namun memiliki jendela pada bagian atasnya. Kemudian, tak jauh dari lumbung padi, ada juga Bale Pesanggerahan yang biasanya digunakan sebagai tempat menginap tamu kehormatan di Kampung Budaya Sindangbarang.

Rumah-rumah di Kampung Budaya Sindangbarang ini dibuat dari bahan-bahan alami, travelers. Meski begitu, rumah ini tetap berdiri kokoh dan tetap memancarkan keindahan bagi siapa saja yang memandangnya.

Selain bangunan khas Sunda, di Kampung Budaya Sindangbarang ini terdapat pula pusat pelestarian kesenian. Di sini travelers akan dipertontonkan pementasan kesenian tradisional Sunda seperti tari jaipong, permainan alat musik calung, hingga angklung pun bisa kamu saksikan saat berkunjung ke Kampung Budaya Sindangbarang ini, travelers. Bagi kamu yang tertarik memainkan gamelan, di sini juga tersedia satu set gamelan di atas panggung yang dapat dimainkan oleh pengunjung.
sumber google

Karena ini merupakan wisata kampung budaya, pengunjung yang menginap akan tinggal bersama kokolot dan seniman di Kambung Budaya Sindangbarang. Nantinya, travelers akan diajak merasakan suasana ibu-ibu yang sedang menumbuk padi, memasak dengan menggunakan kayu bakar dan kompor tradisional Sunda atau yang disebut dengan hawu, juga melihat para petani yang sedang bercocok tanam.
Dan, satu hal yang menjadi andalan Kampung Budaya Sindangbarang adalah digelarnya upacara adat Seren Taun sebagai ungkapan syukur atas hasil panen yang diperoleh. Saat upacara Seren Taun, seluruh masyarakat desa Pasir Eurih dan tamu dari seluruh masyarakat Jawa Barat datang untuk menyaksikan upacara yang sudah berlangsung sejak zaman kerajaan Padjajaran ini, travelers.

Tak lengkap rasanya berkunjung ke sebuah kampung budaya tanpa merasakan makanan khas di tempat tersebut ‘kan? Nah, di Kampung Budaya Sindangbarang ini traveler akan disuguhkan camilan sedap seperti pisang rebus dan bandrek hangat. Menikmati makanan sederhana di tengah suasana sejuk khas pegunungan dengan pemandangan indah menjadi pengalaman tak terlupakan.

Bagaimana travelers? Menarik ‘kan melihat bagaimana kesenian tradisional Sunda dilestarikan dengan begitu apik di Kampung Budaya Sindangbarang?

sumber foto : westjavatourism.info

sumber artikel : pegipegi.com

Jumat, 07 Oktober 2016

Tomini Bay, Tempat Wisata Menyenangkan Di Gorontalo

Gorontalo merupakan sebuah Provinsi yang ada di Pulau Sulawesi dan sangat cocok menjadi tempat bagi Anda untuk menikmati waktu liburan bersama teman dan keluarga. Hal ini tak lepas dari budaya unik dan keindahan alamnya serta masyarakatnya yang ramah sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan,  Salah satu tempat wisata yang ada di Gorontalo adalah Tomini Bay.
Keindahan Tomini Bay, sumber: www.mtmaindonesia.com
Tomini Bay merupakan teluk terbesar di Indonesia dengan luas sekitar 6.000.000 hektar dan mempunyai 90 pulau. Tempat wisata ini sangat cocok bagi Anda yang mempunyai hobi diving, karena tempat ini memiliki habitat bawah laut yang sangat indah. Keindahan bawah laut di Tomini Bay seperti surga dunia sehingga rasanya sangat sulit untuk mendandingi kecantikannya. Bagi beberapa penyelam yang dating dari luar ataupun dalam negeri, Tomini Bay merupakan primadona bagi mereka.

Keindahan langit di Tomini Bay, sumber: www.indonesia.travel

 Bagi Anda yang mempunyai niat utnuk mengunjungi Pulau Sulawesi tepatnya ke Gorontalo,  jangan lupa untuk memasukan nama Tomini Bay sebagai tujuan wisata Anda. Berikut ini adalah 5 hal yang menjadi alasan Anda berkunjung ke Tomini Bay:

1.Sebagai rumah bagi terumbu karang  
 
Terumbu karang yang ada di Tomini Bay, sumber: travelindoasia.blogspot.com


Tomini Bay memiliki beraneka ragam terumbu karang yang sangat indah dan menawan. Sebagai Warga Negara Indonesia Anda wajib bangga memiliki Tomini Bay yang sangat berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Dengan hal ini Tomini Bay ini bukan sekedar aset berharga untuk warga sekitar saja, namun juga nasional bahkan

2.Sangat kaya dengan biota laut

Salah satu penghuni bawah laut Tomini Bay, sumber: dailytrip.xyz

Terumbu karang raksasa, anemon, nemo, ikan gobi, dan gurita merupakan sedikit dari ratusan jenis biota laut yang dapat Anda temukan di Tomini Bay bahkan Kipas Laut Biru dan Karang Salvador Dali yang hanya ada 3 di Gorontalo ini juga dapat ditemui di tempat ini. Anda bisa melihat secara langsung saat menyelam di Tomini Bay. Hal ini sering dimanfaaatkan bagi wisatwan yang memiliki hobi diving. Mereka biasanya selalu beramai – ramai mengunjungi Tomini Bay demi menjelajahi indahnya kehidupan bawah laut di Tomini Bay. 

3.Banyaknya Lokasi diving 

Jernihnya air laut di Tomini Bay, sumber: www.wisataku.id
Ada sekitar 200 spot diving yang bisa Anda temukan di Tomini Bay. 30 titik paling besar berada di Gorontalo, 20 berada di Togian dan masih begitu banyak spot lainnya yang belum di eksplore. Spot diving yang menjadi idaman bagi para wisatawan yang mempunyai hobi diving yaitu Kepulauan Togean dan Taman Laut Olele. Disana Anda dapat melihat terumbu karang dengan air lautnya yang sebening kaca serta hewan unik yang ada di dalamnya akan menjadi pengalaman paling mengesankan ketika berkunjung ke tempat ini

4.Event Sail Tomini

Pemerintah Gorontalo sangat gencar untuk memperkenalkan objek wisata yang ada di Gorontalo kepada dunia melaui sebuah event internasional. Hal ini dilakukan demi terus memajukan sektor pariwisata khususnya sektor bahari. Salah satu caranya adalah dengan menggelar suatu acara yang dikenal dengan nama Sail Tomini. Sail Tomini merupakan sebuah event yang memberikan pertunjukan berbagai macam atraksi menarik seperti atraksi terjun payung dan atraksi pesawat sukhoi di atas Pantai Balihutuo yang dilakukan prajurit TNI Angkatab Udara. Mengacu pada kesuksesan event Sail Tomini yang di gelar pada 19 September 2015, pemerintah sangat berharap event ini bisa diadakan secara rutin pada setiap tahunnya.

5.Melihat atraksi lumba – lumba di alam bebas

Lumba – lumba yang berenang bebas di Tomini Bay, sumber: www.mtmaindonesia.com

Satu alasan tambahan kenapa Anda harus mengunjungi Tomini Bay adalah keberadaan lumba – lumba yang dapat dilihat secara cuma – cuma di alam bebas. Walaupun Anda tidak bisa menyaksikan ikan lucu ini sepanjang tahun, tetapi jika Anda datang ke Tomini Bay saat bulan Februari sampai April sangat besar kemungkinan Anda dapat menyaksikan bagaimana kumpulan ikan lumba – lumba ini beranang bebas dan melakukan atraksi – atraksi menakjubkan di tempat tinggal aslinya.

Pantai Pink Di Pulau Komodo Mempunyai Pesona Yang Mampu Memukau Dunia

Pantai Pink – Pantai Pink merupakan salah satu pantai yang ada di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur.

Dinamakan Pantai Pink karena memang pasir pantainya berwarna merah muda (pink). Namun masyarakat setempat lebih suka menyebutnya Pantai Merah, dan sementara para wisatawan asing lebih suka menyebutnya Pink Beach. Pasirnya yang berwarna pink dan juga sangat lembut ini akan tampak lebih jelas disaat pasirnya tersapu ombak.

Dan belum diketahui secara pasti dari mana asal muasal warna pasir merah muda yang cantik ini. Namun, beberapa berpendapat bahwa warna pink berasal dari pecahan karang berwarna merah yang sudah mati dan memang banyak ditemukan di pantai ini. Pendapat lain menyebutkan warna pink pada pasir Pantai Pink adalah karena adanya hewan mikroskopik bernama foraminifera yang memproduksi warna merah atau pink terang pada terumbu karang.

Tidak hanya kondisi pantainya yang cantik, kehidupan bawah laut di Pantai yang satu ini juga menyimpan keindahan dan kekayaan yang menarik untuk diselami. Di Pantai Pink sendiri terdapat banyak sekali biota laut yang meliputi 1500 spesies ikan, 250 spesies terumbu karang, dan kurang lebih 75 spesies spong. Oleh karenanya, snorkeling atau diving adalah aktivitas yang tidak boleh dilewatkan begitu saja oleh para penelusur saat mengunjungi pantai cantik ini. Arus di pantai ini terkenal cukup kuat. Hal itu dikarenakan adanya pertemuan air laut tropis dari utara dan air laut dari selatan.

Jika para penelusur ingin berkunjung ke Pantai Pink ini, yang pertama para penelusur harus tuju adalah Labuan Bajo. Dan untuk menuju ke Labuan Bajo sendiri, para penelusur bisa menempuhnya melalui tiga jalur yaitu jalur laut, darat, ataupun jalur udara.

Jalur laut: para penelusur dapat naik kapal dari Tanjung Benoa, Bali menuju ke Labuan Bajo dengan jarak tempuh kurang lebih sekitar 1 hari perjalanan.

Jalur darat: para penelusur dapat naik bis dari Denpasar, Bali menuju ke Labuan Bajo dan untuk menyeberangnya para penelusur dapat naik kapal ferry.

Jalur udara: Dan inilah cara yang paling cepat untuk menuju ke Labuan Bajo, karena hanya membutuhkan waktu kurang lebih 35 menit saja dari Bandara Ngurah Rai, Bali.

Setelah sampai di Labuan Bajo, para penelusur masih harus melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kapal ferry untuk menyeberang ke Loh Liang di Pulau Komodo. Kemudian dari Loh Liang ke Pantai Pink sendiri, para penelusur dapat naik perahu dengan jarak tempuh sekitar 35 menit. Atau buat para penelusur yang mempunyai jiwa adventure tinggi, bisa menempuhnya dengan berjalan kaki selama kurang lebih sekitar 4 – 5 jam perjalanan.

Di Pantai Pink ini, para penelusur dapat melakukan berbagai kegiatan wisata diantaranya yaitu menikmati pemandangan alam di sekitar, berenang, berjemur, bersantai di pinggir pantai, diving, snorkeling, dan juga menikmati indahnya pemandangan saat sunset.

Snorkeling dan diving merupakan dua kegiatan yang wajib dilakukan oleh para penelusur saat berkunjung ke pantai yang sangat cantik ini. Pemandangan bawah lautnya yang sangat cantik ini merupakan suatu pemandangan yang tak boleh dilewatkan begitu saja. Bahkan hanya snorkeling di dekat bibir pantai saja sudah dapat memanjakan indera penglihatan para penelusur, apalagi jika  para penelusur menyelam lebih ke dalam lagi.

Oh ya saat para penelusur melakukan kegiatan wisata di pantai ini agar selalu hati – hati yah, karena pantai yang tak berpenghuni ini merupakan habitat asli komodo. Waspadalah saat melihat hewan yang satu ini disekitar pantai, karena komodo merupakan binatang liar yang sewaktu – waktu dapat membahayakan para penelusur. Oleh karena itu, lebih baik para penelusur menyewa jasa pemandu yang sudah berpengalaman saat mengunjungi pantai ini.

Di Pantai Pink ini fasilitasnya masih sangat minim sekali dan bahkan bisa dibilang tidak ada. Disarankan untuk para penelusur membawa bekal makanan dan minuman yang cukup karena tidak terdapat warung di pantai ini. Selain itu bawa juga berbagai macam kebutuhan yang diperlukan oleh para penelusur saat berkunjung kesana. Diantaranya yaitu sunblock, topi, kacamata hitam, obat – obatan pribadi, dan juga kamera tentunya.

Jika para penelusur ingin menginap di Pantai Pink ini, maka para penelusur dapat menginap di rumah penduduk namun dengan fasilitas yang terbatas mengingat pantai ini merupakan pantai yang terletak di tempat terpencil. Dan jika ingin mendapatkan yang fasilitasnya lebih bagus, maka para penelusur dapat memperolehnya di Labuan Bajo.
Sumber gambar : travel.detik.com
Sumber gambar : www.blitarvaganza.com
Sumber gambar : kakaban.co.id

Sumber Foto : Google

Sumber Atikel : telusurindonesia.com


Bagaimana? tertarik untuk liburan dan telusuri wisata Pantai Pink dengan pasirnya yang berwarna merah muda dan pemandangannya yang indah?

Ayo ajak keluarga, teman, pacar, atau siapalah untuk kesini!!!

oya para penelusur, jika kalian suka dengan artikel ini tolong kasih comment dan share ya siapa tau teman-temanmu belum tau tempat wisata ini, sekalian membantu memajukan pariwisata indonesia.